Gambar uang kertas Inggris dengan Winston Churchill yang akan diganti

Winston Churchill Dihapus dari Uang Kertas Inggris, Kontroversi Muncul

LONDON – Pemimpin Perang Dunia II, Winston Churchill, akan dihapus dari uang kertas lima pound Inggris dan digantikan oleh gambar alam, sebuah keputusan yang memicu kemarahan di kalangan beberapa anggota parlemen. Mereka berpendapat bahwa Churchill, yang berperan penting dalam menyelamatkan Inggris dari paham fasisme, tidak seharusnya digantikan oleh hewan seperti berang-berang atau badger.

Pada perubahan desain ini, penulis terkenal Jane Austen, seniman J. M. W. Turner, dan matematikawan serta penyandi Alan Turing juga akan dihapus dari uang kertas sepuluh, dua puluh, dan lima puluh pound, masing-masing. Uang kertas baru yang akan dikeluarkan oleh Bank Inggris ini akan menampilkan hewan-hewan asli Inggris, sebagai langkah untuk mengalihkan fokus dari citra tokoh-tokoh terkenal negara tersebut.

Perubahan yang Kontroversial

Dalam konsultasi publik yang akan dilakukan, beberapa hewan yang mungkin akan ditampilkan termasuk badger, berang-berang, katak, landak, burung hantu, dan salamander. Selain itu, pemandangan alam dan tumbuhan juga akan menghiasi uang kertas baru ini.

Menurut pernyataan Bank Inggris, selama lebih dari 50 tahun, mereka telah bangga menampilkan banyak tokoh sejarah yang menginspirasi yang telah membantu membentuk pemikiran nasional, inovasi, kepemimpinan, dan nilai-nilai di negara tersebut. Perubahan ini dianggap sebagai kesempatan untuk merayakan aspek penting lain dari Inggris, yaitu keanekaragaman hayati.

Victoria Cleland, kepala kasir Bank Inggris, menjelaskan bahwa alasan utama di balik peluncuran seri uang kertas baru ini adalah untuk tetap selangkah lebih maju dari para pemalsu. “Alam adalah pilihan yang baik dari perspektif otentikasi uang kertas dan memungkinkan kita untuk menampilkan kekayaan dan keberagaman satwa liar di Inggris,” tambahnya.

Reaksi dari Politisi

Bank Inggris menyatakan bahwa uang kertas baru ini tidak akan diterbitkan selama beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, uang kertas dengan potret mendiang Ratu Elizabeth II masih akan tetap beredar.

Uang kertas sebelumnya juga telah menampilkan tokoh-tokoh nasional lainnya, termasuk penulis Charles Dickens, fisikawan dan kimiawan Michael Faraday, komposer Edward Elgar, perawat Florence Nightingale, dan arsitek Christopher Wren. Seri uang kertas terbaru yang dirilis antara 2016 dan 2021 dicetak untuk pertama kalinya menggunakan bahan polimer, bukan kertas biasa.

Ed Davey, pemimpin Partai Liberal Demokrat, termasuk di antara politisi yang mengkritik tema baru yang berfokus pada alam ini. “Mari kita rayakan satwa liar yang luar biasa di Inggris, tetapi Winston Churchill telah membantu menyelamatkan negara kita dan seluruh Eropa dari fasisme,” tulisnya di media sosial. “Dia pantas mendapatkan lebih baik daripada digantikan oleh seekor badger,” tegasnya.

Politisi oposisi utama dari Partai Konservatif, Alex Burghart, juga menyebut keputusan ini sebagai “tidak masuk akal”. “Dia (Churchill) telah mendapatkan tempatnya di uang kertas lima pound. Dia tidak boleh digantikan dengan berang-berang,” ujarnya, menambahkan bahwa “tokoh-tokoh hebat yang membentuk negara ini” tidak boleh dilupakan.

Kesimpulan

Keputusan untuk menghapus Winston Churchill dari uang kertas Inggris menimbulkan perdebatan hangat di kalangan politisi dan masyarakat. Sementara Bank Inggris berfokus pada pengenalan hewan-hewan lokal sebagai tema baru, banyak yang berpendapat bahwa warisan tokoh-tokoh sejarah seperti Churchill tidak seharusnya diabaikan. Hal ini menunjukkan adanya ketegangan antara merayakan keanekaragaman hayati dan menghormati sejarah yang telah membentuk negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *