Kebakaran bus di Swiss yang mengakibatkan korban jiwa

Kebakaran Bus di Swiss Diduga Dilakukan dengan Sengaja, Terorisme Dikesampingkan

Kebakaran bus tragis terjadi di Swiss, menewaskan enam orang. Pada tanggal 10 Maret 2023, sekitar pukul 18.25 waktu setempat, sebuah bus di kota kecil Kerzers, yang terletak sekitar 20 km barat ibu kota Bern, terbakar dengan hebat. Menurut pihak kepolisian, kebakaran ini diduga dilakukan dengan sengaja, meskipun saat ini belum ada bukti yang mengarah pada dugaan terorisme.

Detail Kebakaran di Kerzers

Polisi Fribourg mengkonfirmasi bahwa kebakaran tersebut menewaskan setidaknya enam orang dan melukai lima lainnya, di mana tiga di antaranya dalam kondisi serius. Dalam wawancara dengan RTS, Martial Pugin, kepala komunikasi kepolisian Fribourg, menyatakan bahwa meskipun tindakan sengaja adalah skenario yang paling mungkin, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa ini adalah serangan teroris.

Saksi mata dan video yang beredar di media sosial menunjukkan api besar yang menjulang tinggi dari jendela bus dan asap hitam yang mengepul ke langit. Pihak kepolisian belum dapat mengkonfirmasi jumlah penumpang yang berada di dalam bus pada saat kebakaran terjadi. Namun, beberapa ambulans dan sebuah helikopter dikerahkan ke lokasi kejadian, dan tiga orang yang terluka dibawa ke rumah sakit.

Upaya Penyelidikan dan Tanggapan Masyarakat

Menurut Pugin, dua dari tiga korban yang dirawat berada dalam kondisi kritis, sementara satu lainnya dapat pulang pada malam yang sama. Dua orang lainnya yang juga diperiksa di lokasi tidak memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit. Pada pagi hari tanggal 11 Maret, sisa-sisa bus yang hangus telah diangkat dari jalan, meninggalkan jejak tar yang meleleh di tanah dan bau terbakar yang samar.

Otoritas setempat telah membuka hotline untuk para saksi untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini, dan konferensi pers dijadwalkan pada pukul 14.00 waktu setempat untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyelidikan yang sedang berlangsung. Pihak kepolisian Fribourg juga mengumumkan bahwa penyelidikan kriminal telah dibuka oleh jaksa penuntut umum.

Keprihatinan atas Kejadian Serupa

Ini adalah kebakaran massal kedua yang mengakibatkan banyak korban di Swiss dalam waktu kurang dari tiga bulan. Pada awal tahun, sebuah bar di resor ski Crans-Montana terbakar saat perayaan Tahun Baru, menewaskan 41 orang dan melukai 115 lainnya. Presiden Swiss, Guy Parmelin, menyatakan kekecewaannya melalui media sosial, mengungkapkan rasa duka cita kepada keluarga korban dan berharap yang terbaik bagi para yang terluka serta petugas darurat yang terlibat.

Dampak bagi Masyarakat dan Layanan Transportasi

Bus yang terlibat dalam kebakaran tersebut merupakan bus PostBus, yang merupakan bagian penting dari transportasi di daerah pedesaan Swiss. Bus berwarna kuning ini melayani daerah-daerah terpencil, menghubungkan mereka dengan kota-kota utama dan juga mengangkut surat serta paket. Sekitar setengah juta orang, termasuk anak sekolah, mengandalkan layanan ini setiap harinya. CEO PostBus, Stefan Regli, mengekspresikan keprihatinan mendalam atas tragedi ini dan menyatakan bahwa seluruh karyawan merasa terkejut dan berduka.

Kesimpulan

Tragedi kebakaran ini bukan hanya membawa duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan transportasi umum di Swiss. Penyelidikan yang sedang berlangsung diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab pasti dari kebakaran ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *