Keiko Fujimori memimpin survei pemilihan presiden Peru menjelang pemilu 2021

Keiko Fujimori Pimpin Survei Pemilihan Presiden Peru Menjelang Pemilu

LIMA, 5 April – Calon presiden dari pihak kanan, Keiko Fujimori, saat ini memimpin dalam survei pemilih satu minggu sebelum pemilihan presiden di Peru. Menurut tiga jajak pendapat yang dirilis pada hari Minggu, Fujimori unggul di posisi teratas dengan dukungan 14,5%.

Dengan jumlah kandidat yang mencapai rekor 35 orang, tidak ada yang diperkirakan akan meraih lebih dari 50% suara. Oleh karena itu, pemilihan putaran kedua kemungkinan akan dilaksanakan pada 7 Juni mendatang.

Situasi Terkini di Pemilu Peru

Survei dari Datum International menunjukkan bahwa sekitar 16,8% pemilih masih belum menentukan pilihan mereka, turun dari 23,9% sebelumnya. Keiko Fujimori, yang merupakan putri mantan presiden Alberto Fujimori, kini berada di jalur untuk mencoba meraih kursi kepresidenan untuk yang keempat kalinya.

Sementara itu, Carlos Alvarez, seorang mantan komedian, berhasil naik ke posisi kedua dengan dukungan 10,9%, meningkat dari sebelumnya 6,9%. Di sisi lain, Rafael Lopez Aliaga, mantan walikota Lima dari pihak kanan jauh, merosot ke posisi ketiga dengan dukungan 9,9%, turun dari sebelumnya 11,7%.

Pertarungan di antara Kandidat

Walaupun Alvarez menunjukkan pertumbuhan dukungan paling cepat, posisi Lopez Aliaga yang dekat dengannya memastikan kompetisi tetap ketat. Urpi Torrado, CEO Datum, mengatakan, “Pertarungan ini bukan lagi untuk pemilih yang belum menentukan pilihan; tetapi di antara para kandidat itu sendiri. Untuk meraih dukungan, mereka harus mengambil suara satu sama lain.”

Beberapa kandidat lain yang juga mendapatkan dukungan di angka satu digit antara lain adalah sosiolog sentris Jorge Nieto, Ricardo Belmont yang juga mantan walikota Lima, legislator sayap kiri Roberto Sanchez, serta mantan direktur bank sentral Alfonso Lopez Chau. Lopez Chau sempat mencapai posisi kedua di beberapa jajak pendapat sebelumnya, namun pada awal April ia merosot ke peringkat antara keempat hingga ketujuh.

Dampak Pemilihan ini bagi Indonesia

Hasil pemilihan presiden di Peru dapat memiliki dampak yang signifikan bagi hubungan ekonomi dan politik Indonesia dengan negara tersebut. Sebagai negara yang berkembang, Peru menjadi salah satu pasar potensial bagi produk-produk Indonesia, terutama di sektor pertanian dan energi. Jika Keiko Fujimori berhasil terpilih, kebijakan luar negeri dan ekonomi yang diambilnya dapat mempengaruhi peluang perdagangan antara kedua negara. Selain itu, stabilitas politik di Peru juga berpengaruh terhadap investasi Indonesia di wilayah Amerika Latin.

Kesimpulan

Dengan pemilihan yang semakin dekat, persaingan di antara kandidat semakin ketat. Keiko Fujimori berada di posisi teratas dalam survei, namun tantangan dari kandidat lain seperti Carlos Alvarez dan Rafael Lopez Aliaga tetap harus diwaspadai. Bagi pembaca Indonesia, mengikuti perkembangan pemilihan presiden di Peru adalah penting mengingat dampaknya terhadap hubungan bilateral dan peluang bisnis di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *